Saat pertama kali melihatmu,
Aku ragu kau adalah makhluk nyata
Sebelumnya aku tak percaya bidadari
Tapi hadirmu membuat aku percaya
Binar matamu bagai nyala obor di malam hari
Hidungmu berbentuk sempurna tanpa cela,
Bibirmu begitu ranum menggoda
Rambutmu tergerai dipermainkan angin
Lekuk tubuhmu bagai lembah dan gunung yang menantang
Membuatku ingin mendaki dan menikmati keindahanmu
Maha Besar Tuhan!
Sungguh indah ciptaan-Mu!
Kedua kali melihatmu..
Kuhampiri kau, dan ku tanya siapa namamu
Kau berbisik di telingaku dan menyebutkan sebuah nama,
REALITA...
Aku terbius indahnya suaramu, lalu kukatakan namaku padamu
LOGIKA...
Kau tersenyum malu, dan berlari menghilang dari pandanganku
Semerbak harum mewangi tubuhmu bagai taman bunga di musim semi
Demi Cinta! Aku ingin menjadi kupu-kupu dan hinggap di tubuhmu
Maha Besar Tuhan!
Izinkan aku tuk memilikinya!
Ketiga kali melihatmu..
Aku seperti Salomo muda yang sedang jatuh cinta
Kukirimkan sebuah puisi cinta untukmu
Wahai kau bidadari surga, mengapa kau turun ke dunia?
Kecantikanmu telah membuatku terpana..
Keindahanmu telah membuatku terpesona..
Sungguh kaulah yang pertama
Membuatku jatuh di antara bunga-bunga cinta
Suaramu selalu terdengar dalam mimpi-mimpiku
Bayangmu selalu hadir dalam setiap lamunanku
Akan kubawa kau mengelilingi dunia
Kita akan berpetualang bersama
Lalu kau membalas puisiku dengan indah
Kau Logika dan Aku Realita..
Kita akan menaklukan dunia bersama..
Terpujilah Sang Maha Cinta!
Aku ragu kau adalah makhluk nyata
Sebelumnya aku tak percaya bidadari
Tapi hadirmu membuat aku percaya
Binar matamu bagai nyala obor di malam hari
Hidungmu berbentuk sempurna tanpa cela,
Bibirmu begitu ranum menggoda
Rambutmu tergerai dipermainkan angin
Lekuk tubuhmu bagai lembah dan gunung yang menantang
Membuatku ingin mendaki dan menikmati keindahanmu
Maha Besar Tuhan!
Sungguh indah ciptaan-Mu!
Kedua kali melihatmu..
Kuhampiri kau, dan ku tanya siapa namamu
Kau berbisik di telingaku dan menyebutkan sebuah nama,
REALITA...
Aku terbius indahnya suaramu, lalu kukatakan namaku padamu
LOGIKA...
Kau tersenyum malu, dan berlari menghilang dari pandanganku
Semerbak harum mewangi tubuhmu bagai taman bunga di musim semi
Demi Cinta! Aku ingin menjadi kupu-kupu dan hinggap di tubuhmu
Maha Besar Tuhan!
Izinkan aku tuk memilikinya!
Ketiga kali melihatmu..
Aku seperti Salomo muda yang sedang jatuh cinta
Kukirimkan sebuah puisi cinta untukmu
Wahai kau bidadari surga, mengapa kau turun ke dunia?
Kecantikanmu telah membuatku terpana..
Keindahanmu telah membuatku terpesona..
Sungguh kaulah yang pertama
Membuatku jatuh di antara bunga-bunga cinta
Suaramu selalu terdengar dalam mimpi-mimpiku
Bayangmu selalu hadir dalam setiap lamunanku
Akan kubawa kau mengelilingi dunia
Kita akan berpetualang bersama
Lalu kau membalas puisiku dengan indah
Kau Logika dan Aku Realita..
Kita akan menaklukan dunia bersama..
Terpujilah Sang Maha Cinta!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar